Di Negara Ini, Uang Bukan Alasan Utama Pekerja Saat Resign

16.45

Apakah Anda bakal meninggalkan kegiatan Anda ketika ini demi mendapat  gaji yang lebih besar? Bagi mayoritas orang barangkali tak ragu-ragu meninggalkan kegiatan lamanya demi gaji yang lebih besar, tetapi nyatanya urusan ini malah tak berlaku di negara maju Singapura.

Di negara yang mempunyai julukan sebagai The Lion City atau Kota Singa ini, semua pekerja profesionalnya memandang bahwa duit bukanlah segalanya. Motivasi yang kuat untuk mereka yang memilih menggali peluang kerja baru dikarenakan hendak mempunyai tempat kerja yang seimbang.

Berdasarkan keterangan dari survei teranyar yang dilaksanakan oleh perusahaan rekrutmen spesialis global, Robert Half, 1 dari 4 (25 persen) pekerja Singapura bakal meninggalkan organisasi atau perusahaan merekaketika ini demi mendapat ekuilibrium tempat kerja yang lebih baik.

Kemudian, baru dibuntuti oleh 24 persen pekerja yang hendak mendapat imbalan keuangan yang lebih baik, dan 23 persen lainnya yangmenginginkan pengembangan karier.

Managing director Robert Half Singapura, Matthieu Imbert-Bouchard mengatakan, “Gaji tetap menjadi bagian urgen dari paket remunerasi di Singapura, dan perusahaan-perusahaan menyadari bahwa mereka mestimenawarkan paket gaji di atas rata-rata untuk memastikan para profesional mempunyai kesanggupan yang tinggi.”

“Namun, ada evolusi preferensi yang konstan dari pencari kerja yangmenggali lebih tidak sedikit keseimbangan lokasi kerja, dan bahkan memprioritaskan non keuangan insentif selain melulu gaji yang lebih tinggi," jelasnya.

Saran untuk perusahaan

Oleh sebab itu, ia menyarankan, supaya perusahaan mempertimbangkan nonkeuangan insentif lainnya guna staf mereka, laksana fleksibilitaslokasi kerja dan pilihan guna bekerja dari rumah, terutama andai mereka tidak dalam posisi guna memberikan eskalasi gaji atau di atas gaji rata-rata.

Untuk informasi, hasil survei itu sendiri melibatkan 500 pencari kerja Singapura dan hasilnya dipublikasikan dalam Panduan Gaji Robert Half 2018 yang baru saja diluncurkan. Panduan tersebut pun mengandung sumber daya untuk mengawali gaji dan tren perekrutan di bidang finansial dan akuntansi, layanan finansial dan teknologi informasi.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.